Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana?

buku-pakboed

BUKU INI MERANGKUM 10 esai Prof. Dr Boediono, yang ditulis dari tahun 1981-2007. Salah satunya adalah pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Pada februari 2007.

Dalam pidato tersebut Prof. Boediono berusaha mencari jawaban atas pelbagai pertanyaan yang kiranya sering muncul di benak kita, antara lain : “Apakah jalan reformasi yang kita tempuh sejak 1998 ini sudah “benar”? Kalau “ya”, mengapa pertumbuhan ekonomi kita tak beranjak cepat, sehingga belum cukup untuk mengenyahkan pengangguran? Apakah euforia reformasi dan demokrasi sebenarnya tidak cocok untuk karateristik negara berkembang seperti indonesia?

Dalam tulisan-tulisannya yg lain, Prof. Boediono memaparkan langkah-langkah kongkret bagi penyelesaian persoalan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Tak syak lagi, Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana? memberikan gambaran yang cukup utuh tentang kapasitas Prof. Boediono sebagai seorang scholar, dosen dan birokrat yang profesional.

KPG (KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA).


Simpan dalam bentuk pdf
Bookmark and Share

Komentar

7 Komentar

Mohammad - June, 16 2009 @ 01:22

Ada gratisannya nggak pak Boed? maklum nih kantong mahasiswa. Indo banget gitu loh.hehehehe..

simon - June, 16 2009 @ 15:19

Aku uda baca buku Pak Boed Ekonomi Indonesia Mau Ke Mana? Kesimpulan saya, Pak Boed jauh dari ekonom neolib. Justru sebaliknya — ekonom yang amat peduli kesejahteraan rakyat. Bravo, aku pilih Pak Boed SBY. Pak Boed, aku lagi nulis buku judulnya, Boediono: Islam, Neolib, dan Ekonomi Kerakyatan. Beberapa tulisan saya sendiri, sisanya blending dengan tulisan orang (sudah saya kontak dan oke) serta dari koran. Mudah-mudahan mggu depan terbit… sebelum pilpres. Salam dari saya. Syaefudin Simon, FMIPA-Kimia UGM-78

Ahmad Wahyudhi - June, 16 2009 @ 17:41

Saya sangat fanatik dengan tulisan Pak Boediono awal hingga pertengahan tahun 80-an. Pertama berjudul Pengendalian Inflasi dalam Sistem Ekonomi Pancasila, dan kedua Mekanisme Fungsional Ekonomi Pancasila. Itu pemikiran mendasar tentang bagaimana beliau berusaha mengadaptasi teori ekonomi ke dalam haluan politik ekonomi yang berakar pada kepribadian bangsa.
Jadi, ketika orang menyebut Pak Boediono itu penganut paham neo-liberal, saya sangat prihatin. Tidak apa, biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Sing bener ketenger, sing ala ketara, sing becik ketitik. Allah SWT tidak akan membiarkan bangsa Indonesia jatuh ketangan pemimpin yang tidak amanah.

Emhaes - June, 23 2009 @ 22:56

Maaf Pak Bud, saya bukan sarjana ekonomi. Jadi saya tidak dapat berkomentar mengenai buku Bapak. Pengetahuan saya tentang Ekonomi baru pada taraf pengantar. Namun belakangan saya mulai tertarik dengan masalah ekonomi sejak diluncurkannya banyak Bank Syari’ah di negeri ini. Jika boleh, tolong Bapak menulis (essei saja cukup) mengenai prospek Ekonomi Syari’ah itu dan dampaknya terhadap perekonomian nasional.
Terima kasih.

M Akbar - June, 27 2009 @ 19:42

Iya nih Pak, yang gratisan.
atau paling tidak, beri diskon buat 10 orang pemberi komentar pertama.

:D

yayuk - July, 01 2009 @ 13:06

Saya tertarik dengan judul buku bapak. Saya PNS di daerah kebetulan baru aja terima gaji, tak coba beli ah … dah lama sekali gak baca buku bapak sejak lulus kuliah dulu he ..he !!!

mala - November, 02 2009 @ 15:03

bagus….
saya sudah membacanya….

Beri Komentar

 

You need to log in to vote

The blog owner requires users to be logged in to be able to vote for this post.

Alternatively, if you do not have an account yet you can create one here.

Powered by Vote It Up