Ganti Kabinet tak Identik Ganti Program
Sumber : Republika
YOGYAKARTA — Calon wakil presiden (cawapres) Boediono mengatakan bahwa pergantian kabinet yang akan terjadi pasca pemilihan presiden tahun 2009 tidak identik dengan pergantian program dari kabinet yang digantikan. Menurutnya, harus ada program yang berkesinambungan dalam sebuah pemerintahan sehingga tidak boleh ada ganti menteri kemudian ganti program.
”Tidak boleh ganti menteri ganti program. Harus ada kesinambungan. Jangan sampai program menjadi korban selera para menteri,” tandasnya pada acara dialog kebangsaan pada musyawarah nasional (munas) XI Keluarga Alumni Gadjah Mada di Graha Sabha Pramana UGM, Jumat (24/7).
Dialog kebangsaan itupun dihadiri oleh empat menteri yang merupakan alumni UGM. Keempat menteri tersebut antara lain, Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari, Menteri Pendidikan, Prof Dr Bambang Sudibyo, Menteri Pekerjaan Umum yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Kagama Djoko Kirmanto dan Menteri PAN Taufik Efendi.
Karena itu kata Boediono, aparat birokrasi pemerintah harus bisa bekerja secara profesional dan tidak terjebak dalam politik.Dalam kesempatan itu, Boediono yang dipastikan akan mendampingi SBY dalam kursi pemerintahan mendatang juga menawari Kagama sebagai organisasi alumni UGM untuk mengajukan nama-nama calon menteri kepada Cawapres SBY. Pasalnya kata Boediono penentuan kursi menteri-menteri pada kabinet mendatang diputuskan oleh presiden.
”Kalau Kagama punya jago bisa saja diusulkan. Sekarang ini masalah kabinet belum dimulai tetapi sudah banyak hembusan kabar yang beredar. Kita tunggu saja semua ditangan presiden,” tandasnya.





Komentar
0 Komentar
Beri Komentar