Sahabat

menyelamatkan industry nasional, mengurangi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

salam hormat,
saya mengucapkan kepada bapak selamat telah memenangkan pilpres 2009.
saya ingin menyampaikan keluhan terhadap masuknya segala jenis produk cina ke indonesia dari segala sudut pelabuhan dengan mudah baik secara legal dan illegal.pemerintah dalam hal ini harus melihat secara jeli kondisi industry nasional yang NB sudah kian tertekan karena tidak sanggup bersaing harga dengan produk cina yang masuk ke indonesia.seharusnya pemerintah lebih selektif dalam memberlakukan aturan import. misalnya produk produk yang tidak padat karya atau tidak diproduksi oleh indonesia boleh saja di import, tetapi produk yang diproduksi oleh industry yang mempekerjakan orang banyak tolong agar pemerintah memikirkan kembali aturan importnya. jika … Selengkapnya »

Links

Phone Reverse Tracking

Links

Reverse Phone Tracking 0×80070005 192.168.1.1

SBY – Boediono Pilihan Tepat dan Aman

Oleh : Eros Djarot , Budayawan, Ketua Umum PNBK
Biasanya, memilih adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah. Apalagi dalam kaitan memilih seorang calon pemimpin sebuah bangsa dan negara yang berpenduduk 230 juta. Tapi herannya, untuk kali ini, di Pemilu Pilpres 2009-2014, memilih pasangan Capres dan Cawapres mana yang lebih pantas dan lebih aman untuk dipercayakan memimpin negeri ini sepanjang lima tahun ke depan; dengan mudah telah saya lakukan tanpa menemukan banyak kesulitan. Artinya, menjatuhkan pilihan kepada pasangan SBY-Boediono, ternyata telah saya lakukan dengan cepat. Pertimbangannya, karena hanya pasangan inilah yang menurut saya pribadi sangat memenuhi berbagai persyaratan yang bisa dimasukan … Selengkapnya »

Intelektual dan Neoliberal

Lambang Trijono MA

Perdebatan soal neolib dan ekonomi kerakyatan terus bergulir di tengah publik sejalan dengan semakin gencarnya kampanye pilpres 2009. Kadang debat disertai sikap rasional, kadang emosional. Terutama menyangkut penilaian terhadap cawapres Boediono, pasangan capres SBY, yang dinilai beberapa kalangan sebagai pendukung neoliberal.
Boediono sendiri sejauh ini dikenal sebagai intelektual sekaligus seorang teknokrat. Sebagai seorang intelektual, di dunia kampus Boediono dikenal sebagai intelektual tekun sekaligus taat azas,konsisten dengan pandangan intelektualnya di bidang ekonomi meski berkali-kali duduk dalam kabinet pemerintahan.
Terkait soal ekonomi kerakyatan, Boediono bukanlah orang baru yang bicara soal ini. Beliau sering bersama Pak Mubyarto, ekonom pencetus ekonomi Pancasila, ikut mengembangkan … Selengkapnya »

Bagaimana Boediono Menghadapi Dinamika Politik ?

Penampilan perdana Boediono di panggung politik sebagai cawapres SBY, yang dideklarasikan di Sasana Budaya Ganesha Bandung 15 Mei 2009, rupanya memukau banyak orang. Salah satunya adalah Aboeprijadi Santoso, wartawan senior yang sekarang bekerja untuk Radio Nederland Wereldomroep.

“Secara pribadi saya nggak kenal (Boediono), bahkan saya melihat pertama kali secara jelas itu di televisi. Tapi saya kira banyak orang seperti saya yang pertama kali melihat di TV dan terkesan, karena pemunculan beliau itu momentum yang bagus sekali, saat deklarasi sebagai cawapres di Bandung,” kata laki-laki berkacamata yang biasa disapa Tossi ini.

“Saya kira banyak orang terkesan pada momentum, itu momentum emas. Yang terpancar itu kejujuran, … Selengkapnya »

Boediono: Contoh Nyata Satunya Kata dengan Perbuatan

Dr. M. Chatib Basri
“Boediono adalah sosok yang bersahaja”, begitu ungkap M. Chatib Basri. Seorang yang banyak bekerja dan sedikit bicara. Ia mencontohkan bagaimana seluruh perjalan hidup Boediono, mulai dari menteri di Bappenas, kemudian Menteri Keuangan, Menko Perekonomian sampai Gubernur Bank Indonesia, waktu Boediono praktis dihabiskan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Termasuk situasi paling berat pada tahun 1998 sampai sekarang menghadapi krisis global, imbuh Chatib. “Jadi, dari segi kompetensi saya kira Pak Boediono sulit dicari tandingannya dalam hal pengalaman. Karena untuk seorang ekonom, yang penting itu adalah jam terbang.” jelas Direktur LPEM-FEUI ini.
Chatib menyayangkan adanya anggapan bahwa pengalaman politik … Selengkapnya »

Ogah Dipimpin Pelanggar HAM!!!

Menjadi pemimpin adalah sebuah tanggungjawab besar yang pasti bukanlah urusan mudah. Bukan orang sembarangan yang bisa menjadi pemimpin terlebih untuk negara dengan jumlah penduduk mencapai ratusan juta. Yang artinya, berpotensi menimbulkan masalah -minimal- ya sejumlah itu juga. :D Tetapi ternyata sebagai jelata, memilih pemimpin juga bukan urusan mudah -dan murah. Kita harus punya -minimal- TV supaya bisa mengenali wajah pemimpin pilihan kita pada hari-h pencontrengan. Kita juga mesti berfikir lumayan keras untuk bisa memilah pemimpin mana yang paling sesuai dengan kriteria dan kualifikasi -yang paling mendekati- ideal. Sangat tidak mudah menentukan pemimpin yang paling oke ditengah serbuan banjir iklan politik mulai … Selengkapnya »

Lanjutkan menuju yang terbaik

sebagai manusia indonesia yang awam pula di dunia pilih memilih hanya dapat berkata dan berkomentar kadang luwes kadang keras jika didengar atau ditulis.
Harapan ke depan dari promo anda adalah memajukan ekonomi dan juga pendidikan. Semoga seiring sejalan juga dengan harapan saya sebagai kaum anggota intelektual apa adanya.
Rakyat Pintar Negara akan Maju
Rakyat Sejahtera Negara akan Tentram
ya … mudah-mudahan dapat direalisasikan “LANJUTKAN” menuju yang terbaik, dari segi ekonomi, politik, sosial, dan lain-lain
Untuk kaum seperti saya … golongan usaha UKM juga semoga lebih banyak lagi diberi kemudahan dalam birokrasi maupun permodalan jika bapak terpilih.
Sukses pak .. salam buat pak presiden juga Bapak SBY

Memilih Pemimpin Sesuai Kebutuhan

Mengamati debat capres dan cawapres memang kita sebagai khalayak sangat jauh dari kata terpuaskan, perspektif debat realisasinya tak lebih dari sekedar menjawab pertanyaan dari moderator.
Namun menurut saya ada sedikit hal signifikan yang bisa kita dapatkan dari acara debat tersebut. Adalah semakin tampak bagaimana profile kecerdasan dan karakter masing-masing calon pemimpin tersebut.
Memang kesiapan mereka juga tak lepas dari kesiapan dari tim think tank masing-masing calon menggodok materi untuk dibriefkan kepada calon.
Menyaksikan debat cawapres tadi malam saya hanya berkesimpulan bahwa prabowo adalah tukang agitasi, wiranto sounds so orba banget, dan boediono adalah a good keeper.
Maka jika kita kembalikan pada topik, semestinya kita … Selengkapnya »

 

You need to log in to vote

The blog owner requires users to be logged in to be able to vote for this post.

Alternatively, if you do not have an account yet you can create one here.

Powered by Vote It Up